pencil

Hukum Menjodohkan Sepasang Non Muslim

Assalammu’alaikum ustad

Saya ingin bertanya. Apakah boleh seorang muslim menjodohkan/memperkenalkan sepasang non muslim untuk menikah?

Terima kasih.

و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

حياك الله ياشيخ، على كل حال، إذا كان الأمر مجرد أن هذا الشخص المسلم يعرف امرأة من النساء أو أنه يعرف رجلا من الكفار، فيقول توجد فلانة، ممكن تتزوج بها, فهنا أنا لا أدري ما دافع على هذا، لكن إذا حصل اتفقا، بمعنى كان في المجلس أو كان في فسئل فقال فلان عنده فلانة، فلا يظهر أنها فيه شيء لأنه لا يتعلق به –فيما يظهر لي- شيء يؤثر في عقيدته أو يؤثر في دينه. اللهم إلا قد يكون من باب التعاون على تكثير الكفار وتوفير نسلهم فيكون مكروها من هذا الباب، أما أنه يصل للتحريم فلا يظهر لي – الله أعلم – القول بالتحريم لما ذكرت قبل قليل إذا وقع اتفاقا، أما إذا نصب نفسه أن يقوم ويوفر خدمات مجانية يعرف الكفار بعضهم من بعض، فيظهر لي الله – أعلم – أن هذا الأمر يصل إلى درجة التحريم لما فيه من تكثير سواد الكفار ولما فيه من السعي فيما ينفعهم ويضر المسلمين في البلاد التي يوجد فيها الكفار، وإذا كان قد نهي عن إقامة المسلم بين ظهراني المشركين لأن لا يتأثر بعقيدتهم ولأن لا يكثر سوادهم, فهنا من باب الأولى والله أعلم

 

Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

Jika dalam perkara ini seorang muslim hanya sebatas mengetahui salah seorang wanita ataupun seorang lelaki non muslim kemudian seorang muslim tersebut sekedar mengatakan disana ada wanita yang mungkin bisa engkau nikahi, saya tidak tahu apa pendorong hal ini sehingga bisa dihukumi. Namun jika secara kebetulan, dalam arti dia bertemu dalam suatu tempat kemudian seorang muslim tersebut ditanya, lalu dia menjawab disana ada seseorang yang memiliki seorang gadis ( untuk dinikahi ), disini tidak ada masalah dikarenakan tidak adanya sangkut paut ataupun pengaruh terhadap aqidah ataupun agamanya, atau mungkin bisa jadi perkara ini masuk dalam kategori kerja sama dalam memperbnyak orang-orang non muslim (kafir) dan keturunan mereka maka dari sisi ini hukumnya makruh, dan derajatnya tidak sampai haram menurut hemat saya dalam keadaan yang saya sebutkan barusan (tidak sengaja bertemu), akan tetapi jika seorang muslim tersebut mempekerjakan dirinya untuk memberikan bantuan secara cuma-cuma dalam menjodohkan seorang  non muslim (kafir) dengan non muslim lainnya maka menurut saya derajat hukumnya sampai kepada haram dikarenakan ikut andil dalam memperbnyak keturunan non muslim (kafir) dan berusaha memberikan dampak positif bagi mereka dan memberikan dampak negatif bagi kaum muslimin dinegara yang terdapat didalamnya orang orang non muslim (kafir), apalagi adanya pelarangan seorang muslim tinggal ditengah-tengah kaum non muslim, agar tidak terpengaruh aqidah mereka ataupun ikut memperbnyak jumlah anggota mereka, maka ini lebih utama dijauhi.

Wallahua’lam.