pencil

Inilah Bacaan-bacaan Ruqyah yang Ampuh

Ruqyah merupakan pengobatan terbaik yang pernah ada di dunia. Tidak ada cara pengobatan yang lebih baik daripada ruqyah. Sebab, ia semata-mata memohon langsung kepada Yang Memberi Kesembuhan “Asy-Syafi” dengan bertumpu mutlak kepada-Nya dalam mencari kesembahan itu. Meskipun demikian, sayang banyak orang yang justru lalai akan cara ini. Sehingga ketika ada orang yang tertimpa sakit, pintu yang pertama kali ia ketuk ialah rumah dokter, rumah sakit, atau bahkan sebagiannya rumah dukun! Padahal pintu-pintu tersebut tidak setiap saat terbuka bahkan pintu terakhir merupakan pintu menuju kekufuran. Sedangkan pintu langit tak pernah tertupun, terbuka untuk setiap makhluk yang berhajat.

Kemudian ruqyah adalah sebuah istilah yang banyak mengalami pengkaburan makna. Tidak sedikit sementara orang yang menganggap ruqyah berhubungan erat dengan kesurupan dengan melupakan hubungannya dengan lainnya. Padahal yang benar, ruqyah adalah metode penyembuhan segala penyakit yang salah satunya ialah kesurupan atau gangguan jin.

Jika hal ini telah diketahui, maka ketahuilah bahwa pada dasarnya semua ayat Al-Quran dapat dimanfaatkan sebagai sarana ruqyah, akan tetapi dari sekian banyak ayat Al-Quran, terdapat beberapa di antaranya yang memiliki keistimewaan khusus dibanding ayat-ayat lainnya, yaitu:

Pertama, Surat Al-Fatihah

 

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ، ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ، ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ،  مَٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ ، إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ ، ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ ، صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ غَيۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ عَلَيۡهِمۡ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ

 

Dasar: hadits riwayat Al-Bukhari no. 2276 dan Muslim no. 2201

 

Kedua, Ayat Kursi (Ayat Ke-255 dari Surat Al-Baqarah)

 

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُۚ لَا تَأۡخُذُهُۥ سِنَةٞ وَلَا نَوۡمٞۚ لَّهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ مَن ذَا ٱلَّذِي يَشۡفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦۚ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيۡءٖ مِّنۡ عِلۡمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَۖ وَلَا يَ‍ُٔودُهُۥ حِفۡظُهُمَاۚ وَهُوَ ٱلۡعَلِيُّ ٱلۡعَظِيمُ

Dasar: hadits riwayat Al-Bukhari no. 2311 dan no. 2375

 

Ketiga, Dua Ayat Terakhir dari Surat Al-Baqarah

 

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٖ مِّن رُّسُلِهِۦۚ وَقَالُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَاۖ غُفۡرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيۡكَ ٱلۡمَصِيرُ

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَاۚ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَعَلَيۡهَا مَا ٱكۡتَسَبَتۡۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذۡنَآ إِن نَّسِينَآ أَوۡ أَخۡطَأۡنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحۡمِلۡ عَلَيۡنَآ إِصۡرٗا كَمَا حَمَلۡتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦۖ وَٱعۡفُ عَنَّا وَٱغۡفِرۡ لَنَا وَٱرۡحَمۡنَآۚ أَنتَ مَوۡلَىٰنَا فَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡكَٰفِرِينَ

Sumber: hadits riwayat Al-Bukhari no. 4008 dan Muslim no. 807, dari Abu Mas’ud Al-Badri –radhiyallahu ‘anhu-, “Ada dua ayat di akhir Surat Al-Baqarah, barangsiapa yang membacanya maka itu sudah mencukupinya.”

 

Keempat, Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, dan Surat An-Nas

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ، ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ ، لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ ، وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلۡفَلَقِ  ،  مِن شَرِّ مَا خَلَقَ  ،  وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ، وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِي ٱلۡعُقَدِ ، وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ ، مَلِكِ ٱلنَّاسِ ، إِلَٰهِ ٱلنَّاسِ ، مِن شَرِّ ٱلۡوَسۡوَاسِ ٱلۡخَنَّاسِ ، ٱلَّذِي يُوَسۡوِسُ فِي صُدُورِ ٱلنَّاسِ ، مِنَ ٱلۡجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ ،

 

Sumber: hadits riwayat Abu Dawud no. 5082 dan At-Tirmidzi no. 3575, serta HR. Abu Dawud no. 1463, 1462.

Petunjuk Ruqyah

Bacalah berulang-ulang ayat-ayat di atas pada bagian tubuh yang sakit, baik tubuh orang lain ataupun tubuh diri sendiri. Lakukan hal tersebut dengan penuh keyakinan tanpa diiringi keraguan sedikit pun.