pencil

TADABBUR TODAY | Al-Fatihah ayat 1

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ١

Artinya: “(1) Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”

 

FAWAID:

  1. “Allah” adalah nama yang teragung dari 99 Asmaul Husna.
  2. Basmalah di sini merupakan satu dari tujuh ayat surat Al-Fatihah, ini adalah pendapat mayoritas ulama. Sehingga Al-Fatihah belum dianggap dibaca jika ayat ini belum dibaca menurut pendapat mayoritas ulama.
  3. Basmalah di surat lain bukan termasuk ayat, berdasarkan pendapat yang terpilih, kecuali surat An-Naml:30, sebab para ulama telah ijma’ bahwa basmalah di sini termasuk surat.
  4. Saat shalat, membacanya disunnahkan untuk dilirihkan (sirr) berdasarkan riwayat Anas ibn Malik bahwa beliau shalat berjamaah di belakang Rasulullah dan para khalifah rasyidin setelah beliau, namun ia belum pernah sekalipun mendengar basmalah pada Al-Fatihah dilantangkan (jahr). Namun boleh untuk menjahrkannya sekali-sekali, karena Rasulullah pernah menjahrkannya. Abu Hurairah pernah melakukan hal ini saat menjadi imam, lalu dia berkata kepada para jamaah seusai shalat: “Sesungguhnya tadi saya shalat seperti shalatnya Rasulullah”. Jadi, meskipun disirrkan, namun tetap wajib membaca ayat ini.
  5. Allah ta’ala memulai kitabNya dengan kedua namaNya ini sebagai isyarat bahwa yang dikandung kitab ini merupakan rahmat bagi sekalian alam dan merupakan bentuk kasih sayang Sang Pencipta kepada hamba-hambaNya agar tidak menjadi golongan yang tersesat ataupun dimurkai.
  6. Dianjurkan membaca Basmalah sebelum memulai wudhu, makan, & amal mulia lainnya.

Wallahu A’lam