Mengenal 10 Prinsip Dasar Ilmu

0
110

Dalam mempelajari sebuah ilmu, diharuskan bagi penuntutnya untuk mengetahui prinsip dasar dari ilmu yang hendak dipelajari, tujuannya agar lebih mendalam pemahamannya tentang ilmu tersebut dan mengerti arah tujuan dari mempelajari ilmu tersebut.

Apa saja 10 prinsip dasar ilmu yang perlu diketahui? Simak perkataan Ash-Ashabban –rahimahullah- berikut:

إن مبادئ كل فن عشرة # الحد والموضوع ثم الثمرة

نسبه وفضله والواضع # والاسم الاستمداد حكم الشارع

مسائل والبعض بالبعض اكتفى # ومن درى الجمع حاز الشرفا

Sesungguhnya prinsip dasar pada setia ilmu itu ada 10:

Definisi dan tema, kemudian hasil yang diperoleh

Penyandaran, keutamaan dan peletak pertama,

Nama (penyebutan), sumber pengambilan, hukum syariat,

Pembahasan. Dan sebagianya mencukupkan sebagian yang lain,

Dan siapa yang mengetahui semuanya, akan mendapat kemuliaan.

 

Dari perkataan Ash-Shabban –rahimahullah- kita dapati bahwa 10 prinsip dasar ilmu sebagai berikut:

  1. Definisi, yaitu sesuatu yang menjelaskan tetang hakikat dari ilmu.
  2. Topik (maudhu’), adalah gambaran umum tentang sesuatu yang akan dibicarakan didalam ilmu.
  3. Hasil (tsamarah), yang diperoleh setelah mempelajari ilmu.
  4. Penyandaran (nisbah), maksudnya ilmu ini masuk kedalam ruang lingkup ilmu apa? seperti ilmu syariat, ilmu bahasa atau ilmu dunia, dan ilmu ini termasuk ilmu yang menjadi tujuan (ghayah), seperti ilmu aqidah, hadits, dan fiqih, atau ilmu yang menjadi perantara (wasilah), seperti: Nahwu, Sharf, ushul fiqh dan mushthalahul hadits.
  5. Keutamaan (fadhl), maksudnya keistimewaan yang dimiliki ilmu tersebut dan membedakan dari ilmu yang lain.
  6. Peletak pertama ilmu.
  7. Nama (penyebutan), maksudnya ilmu memiliki nama atau penyebutan khusus dikalangan para ulama.
  8. Sumber pengambilan, yaitu pijakan ilmu tersebut, yang dengan itu teori-teori dalam ilmu tersebut dibentuk.
  9. Hukum syariat, berisi penjelasan tentang hukum mempelajari ilmu tersebut dari sisi syariat, termasuk hal wajib, sunnah, mubah, makruh atau haram.
  10. Pembahasan (Masail), mencangkup segala rincian pembahasan yang dibahas di dalam ilmu.

 

Dr. ‘Iyadh bin Namiy As-Salmiy menyebutkan bahwa dari 10 prinsip dasari ilmu ini, kita bisa kelompokan menjadi 4 jenis:

  1. Hakikat yang merepresentasikan ilmu tersebut, yaitu: definisi, tema dan pembahasan (masail) inti.
  2. Kaidah-kaidah didalam ilmu lain yang diadopsi oleh ilmu tersebut, yaitu sumber pengambilan ilmu (istimdad).
  3. Pengetahuan sejarah terkait ilmu tersebut, yaitu peletak ilmu termasuk perkembangan ilmu didalamnya, nama atau penyebutan ilmu tersebut dikalangan para ulama, dan penyandaran ilmu.
  4. Motivasi untuk mempelajari ilmu, yaitu: hasil yang diperoleh setelah belajar, hukum mempelajari secara syariat dan keutamaannya.

 

Kembali ke perkataan Ash-Shabbani diatas, diakhir bait beliau menyatakan bahwa sebagian dari 10 prinsip ini bisa mencukupkan dari yang lain,

…… والبعض بالبعض اكتفى # ………………………………

Dan sebagianya mencukupkan sebagian yang lain,

jadi sekurang-kurangnya kita mengetahui jenis pertama yang dijelaskan oleh Dr. ‘Iyadh As-Salmi, yaitu definisi, tema dan pembahasan ilmu yang akan kita pelajari.

Namun yang lebih baik, dan ini selayaknya bagi penuntut ilmu untuk mengetahui seluruhnya, karena orang yang mengetahui seluruhnya ia akan mendapatkan kemuliaan, Ash-Shabbani berkata:

…………………………. # ومن درى الجمع حاز الشرفا

Dan siapa yang mengetahui semuanya, akan mendapat kemuliaan.

Ayo mulai sekarang kita mengenal 10 prinsip dasar ilmu, agar ilmu yang kita pelajari lebih berkesan dan kita lebih bersemangat mempelajari ilmu.