Situs Resmi Komisi Bimbingan dan Dakwah Dewan Syura Ahlulbait Indonesia (ABI)
HomeLayout 1

Layout 1

two columns

Malik al-Asytar (Malik bin al-Harits al-Nakhaʾi) adalah salah satu figur paling mulia dan berpengaruh di antara sahabat Imam Ali bin Abi Thalib as. Ia bukan hanya seorang panglima perang yang

Ketika Imam Ali diangkat menjadi khalifah dan umat Islam membaiatnya, beliau pergi ke masjid dengan memakai sorban dan selendang Rasulullah saw, serta memakai sandal Rasulullah saw, dan membawa pedang Rasulullah

Ternyata hampir tak ada seorang pun yang tidak bertuhan, atau paling tidak, setiap orang secara sadar atau tidak, mengakui adanya ujung rangkaian kausal dalam dunia kosmik. Ujung rangkaian itu disebut

Three columns

Malik al-Asytar (Malik bin al-Harits al-Nakhaʾi) adalah salah satu figur paling mulia dan

Oleh: Ustadz DR. Muhsin Labib, MA Menjelang maghrib, seperti biasa saya menyelesaikan jogging ringan

*Ditranskrip dari ceramah Ustadz Miqdad Turkan pada peringatan Malam Duka Muharam "Dan ingatkanlah mereka

*Ditranskrip dari ceramah Ustadz Husein Alkaff pada peringatan Malam Duka Muharam Setiap kali bulan

one column with pagination

Malik al-Asytar (Malik bin al-Harits al-Nakhaʾi) adalah salah satu figur paling mulia dan berpengaruh di antara sahabat Imam Ali bin Abi Thalib as. Ia bukan hanya seorang panglima perang yang gagah berani, tetapi juga representasi loyalitas, keadilan, dan cinta kepada Ahlulbait as. Nama dan perjuangannya dikenang sepanjang zaman oleh umat Islam, terutama di kalangan Syiah, sebagai lambang pengorbanan dan iman

Di antara hari-hari agung dalam kalender Islam yang memiliki kedudukan istimewa dalam tradisi Syiah adalah Idul Mubahalah, yang diperingati setiap tanggal 24 Zulhijah. Hari ini mengenang sebuah peristiwa monumental ketika Rasulullah saw berhadapan dengan delegasi Nasrani Najran dalam sebuah dialog teologis mengenai hakikat Nabi Isa as. Ketika seluruh argumentasi telah disampaikan dan kebenaran telah dijelaskan, Allah Swt memerintahkan Nabi untuk