Dalam tradisi Ahlul Bait, kelahiran seorang Imam tidak pernah dipahami sebagai peristiwa biologis yang berdiri sendiri. Ia selalu dipandang sebagai
“Demi Allah, walaupun tangan kananku terputus, aku tidak akan melepaskan agamaku dan tidak akan meninggalkan Imamku.” Di antara nama-nama besar Karbala,
Dalam tradisi Ahlul Bait, kelahiran seorang Imam tidak pernah dipahami sebagai peristiwa biologis yang berdiri sendiri. Ia selalu dipandang sebagai
“Demi Allah, walaupun tangan kananku terputus, aku tidak akan melepaskan agamaku dan tidak akan meninggalkan Imamku.” Di antara nama-nama besar Karbala,
Dalam kajian-kajian sebelumnya, kita memperoleh gambaran bahwa kepribadian Imam Al-Husain as dan saudaranya, Imam Al-Hasan as, bagaikan dua belahan yang
Dalam tradisi Ahlul Bait, kelahiran seorang Imam tidak pernah dipahami sebagai peristiwa biologis yang berdiri sendiri. Ia selalu dipandang sebagai
“Demi Allah, walaupun tangan kananku terputus, aku tidak akan melepaskan agamaku dan tidak akan meninggalkan Imamku.” Di antara nama-nama besar Karbala,
Dalam kajian-kajian sebelumnya, kita memperoleh gambaran bahwa kepribadian Imam Al-Husain as dan saudaranya, Imam Al-Hasan as, bagaikan dua belahan yang
Khamenei.ir - Kelahiran Imam Husein a.s. bukanlah sekadar peristiwa biologis dalam sejarah keluarga Rasulullah Saw. Ia adalah momen kosmik yang