Situs Resmi Komisi Bimbingan dan Dakwah Syura Ahlulbait Indonesia (ABI)
 

Imbauan Dewan Syura: Menjadi Tetamu Allah; Memanen Pahala Meraih Takwa

Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang sekali lagi telah berkenan memberikan karunia-Nya kepada kita untuk menjadi tamu-Nya di bulan Ramadan; bulan agung dan sebaik-baik bulan yang di dalamnya terdapat sebaik-baik malam dalam satu tahun; Lailatul Qadar.

Untuk itu Dewan Syura Ahlul Bait Indonesia mengimbau seluruh pengurus Ahlul Bait Indonesia di semua jenjang kepengurusan untuk memperhatikan hal-hal berikut:

1) Berusahalah untuk menjadikan bulan Ramadan tahun ini lebih berkualitas dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya.

2) Pergunakanlah dengan baik kesempatan emas ini untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan berbagai aktivitas ibadah seperti salat-salat sunah, membaca Alquran, membaca doa dan munajat baik secara pribadi maupun bersama komunitas pengikut Ahlulbait di tempat masing-masing.

3) Usahakan untuk salat malam dan membaca doa Abu Hamzah Ats-Tsumaliy pada saat bangun malam sebelum bersantap sahur.

4) Bulan Ramadan adalah bulan musim semi Alquran, maka siapkanlah waktu khusus setiap harinya untuk mempelajari Alquran, sehingga kita mampu menyelami kedalaman Alquran lebih dari komunitas lainnya.

5) Bulan ini juga kesempatan emas untuk mendalami sejarah Ahlulbait AS sebagai mitra Alquran dan pusaka Nabi kita Muhammad SAW. Dengan demikian kita dapat menjadi pengikut sejati beliau.

6) Salah satu filosofi diwajibkannya ibadah puasa adalah demi memupuk empati terhadap kondisi saudara-saudara kita yang berada dalam kondisi lebih buruk dari kita serta kesadaran untuk membantu mereka dengan berbagi karunia Allah SWT baik dalam bentuk sandang maupun pangan, khususnya dalam hal berbuka puasa yang memiliki keutamaan besar dalam banyak riwayat Nabi dan Ahlulbait AS.

7) Selain aktivitas pribadi untuk saling berbagi, perlu digagas berbagai kegiatan sosial bersama, baik dalam bentuk pembagian sembako, makanan untuk buka puasa dan sahur maupun kegiatan

8) Perlu untuk menghidupkan malam-malam Al Qadr dengan ibadah salat, doa, membaca Alquran sekaligus

9) Sebagai bentuk ketaatan kepada pemimpin dan ekspresi solidaritas kemanusiaan, kita perlu menghidupkan dan meramaikan Hari Solidaritas Al Quds Internasional pada hari Jumat terakhir bulan Ramadan serta mensosialisasikannya kepada seluruh kaum Muslimin.

10) Saat bulan Ramadan berakhir, momentum Idulfitri adalah media terbaik untuk menguatkan jalinan persaudaraan dan persatuan dengan berbagai pihak dari kalangan kaum Muslimin, termasuk dengan aparat pemerintah demipenguatan kiprah dan kontribusi positif para pengikut Ahlulbait AS di wilayah ataulingkungan masing-masing.

11) Menghadapi tahun politik dan kemungkinan maraknya berbagai aksi teror, diperlukan peningkatan kewaspadaan untuk menjaga keamanan diri dan aset komunitas seperti Husainiyah, musala, masjid dan yayasan.

12) Segarkan dan terus perbarui semangat untuk memajukan organisasi Ahlul Bait Indonesia dengan mengasah motivasi dan ketulusan, di antaranya dengan terus berdoa agar seluruh langkah kita mendapatkan bimbingan dan kerelaan Imam Zaman af.[*]

(Dikutip dari rubrik Suara DS, Buletin Al-Wilayah, edisi 23, Mei 2018, Ramadhan 1439H)

 

Written by
No comments

LEAVE A COMMENT