“Demi Allah, walaupun tangan kananku terputus, aku tidak akan melepaskan agamaku dan tidak akan meninggalkan Imamku.” Di antara nama-nama besar Karbala, Abbas bin Ali menempati posisi yang unik. Ia bukan imam,
Dalam kajian-kajian sebelumnya, kita memperoleh gambaran bahwa kepribadian Imam Al-Husain as dan saudaranya, Imam Al-Hasan as, bagaikan dua belahan yang tak terpisahkan. Keduanya tumbuh dalam satu iklim tarbiyah yang sama,
“Demi Allah, walaupun tangan kananku terputus, aku tidak akan melepaskan agamaku dan tidak akan meninggalkan Imamku.” Di antara nama-nama besar Karbala, Abbas bin Ali menempati posisi yang unik. Ia bukan imam,
Dalam kajian-kajian sebelumnya, kita memperoleh gambaran bahwa kepribadian Imam Al-Husain as dan saudaranya, Imam Al-Hasan as, bagaikan dua belahan yang tak terpisahkan. Keduanya tumbuh dalam satu iklim tarbiyah yang sama,
“Demi Allah, walaupun tangan kananku terputus, aku tidak akan melepaskan agamaku dan tidak akan meninggalkan Imamku.” Di antara nama-nama besar Karbala, Abbas bin Ali menempati posisi yang unik. Ia bukan imam,
Dalam kajian-kajian sebelumnya, kita memperoleh gambaran bahwa kepribadian Imam Al-Husain as dan saudaranya, Imam Al-Hasan as, bagaikan dua belahan yang tak terpisahkan. Keduanya tumbuh dalam satu iklim tarbiyah yang sama,
“Demi Allah, walaupun tangan kananku terputus, aku tidak akan melepaskan agamaku dan tidak akan meninggalkan Imamku.” Di antara nama-nama besar Karbala, Abbas bin Ali menempati posisi yang unik. Ia bukan imam,
Dalam kajian-kajian sebelumnya, kita memperoleh gambaran bahwa kepribadian Imam Al-Husain as dan saudaranya, Imam Al-Hasan as, bagaikan dua belahan yang tak terpisahkan. Keduanya tumbuh dalam satu iklim tarbiyah yang sama,
Khamenei.ir - Kelahiran Imam Husein a.s. bukanlah sekadar peristiwa biologis dalam sejarah keluarga Rasulullah Saw. Ia adalah momen kosmik yang menandai kelahiran sebuah proyek Ilahi—sebuah garis panjang perjuangan yang kelak
Sejarah Imam Al-Husain a.s. tidak dimulai di Karbala. Ia dimulai jauh sebelumnya—di Madinah, di rumah kenabian, pada hari kelahirannya. Sejak detik pertama kehidupannya, Islam telah “membacakan” masa depan Al-Husain, bukan
Dalam kalender spiritual Syiah, Sya‘ban bukan sekadar pengantar menuju Ramadhan. Ia adalah bulan yang dipenuhi kelahiran para manusia agung—figur-figur yang membentuk arah sejarah Islam, menegakkan standar moral, dan menjaga kesinambungan