Sejarah Ahlulbait as tidak hanya ditulis dengan darah para syuhada di medan perang, tetapi juga dengan air mata, kesabaran, dan penderitaan panjang di balik tembok-tembok penjara. Di antara figur yang
Al-Manar - Setiap kekuasaan yang dibangun di atas penindasan selalu dihantui oleh satu hal: ketakutan. Ketakutan bukan karena lemahnya senjata, melainkan karena rapuhnya legitimasi. Inilah yang hari ini tampak jelas
Sejarah Ahlulbait as tidak hanya ditulis dengan darah para syuhada di medan perang, tetapi juga dengan air mata, kesabaran, dan penderitaan panjang di balik tembok-tembok penjara. Di antara figur yang
Al-Manar - Setiap kekuasaan yang dibangun di atas penindasan selalu dihantui oleh satu hal: ketakutan. Ketakutan bukan karena lemahnya senjata, melainkan karena rapuhnya legitimasi. Inilah yang hari ini tampak jelas
Sejarah Ahlulbait as tidak hanya ditulis dengan darah para syuhada di medan perang, tetapi juga dengan air mata, kesabaran, dan penderitaan panjang di balik tembok-tembok penjara. Di antara figur yang
Al-Manar - Setiap kekuasaan yang dibangun di atas penindasan selalu dihantui oleh satu hal: ketakutan. Ketakutan bukan karena lemahnya senjata, melainkan karena rapuhnya legitimasi. Inilah yang hari ini tampak jelas
Sejarah Ahlulbait as tidak hanya ditulis dengan darah para syuhada di medan perang, tetapi juga dengan air mata, kesabaran, dan penderitaan panjang di balik tembok-tembok penjara. Di antara figur yang
Al-Manar - Setiap kekuasaan yang dibangun di atas penindasan selalu dihantui oleh satu hal: ketakutan. Ketakutan bukan karena lemahnya senjata, melainkan karena rapuhnya legitimasi. Inilah yang hari ini tampak jelas
Press TV - Pada 12 Januari 2026, bangsa Iran mencatat satu hari yang akan dikenang dalam perjalanan panjangnya mempertahankan kedaulatan dan martabat nasional. Dalam suasana penuh tantangan, rakyat mengerahkan diri
Pada awal Januari 2026, di Husainiyah Imam Khomeini, Pemimpin Revolusi Islam Iran, Sayyid Ali Khamenei, bertemu dengan keluarga syuhada: keluarga Jenderal Qasem Soleimani, para sahabatnya, serta keluarga para martir Perang
Dalam khazanah Islam Ahlulbait, wasiat Imam Ali as kepada putranya merupakan salah satu teks pendidikan paling mendalam dan visioner. Wasiat ini tidak hanya memuat nasihat etis, tetapi juga menggambarkan metodologi