Situs Resmi Komisi Bimbingan dan Dakwah Dewan Syura Ahlulbait Indonesia (ABI)

No posts were found.

Latest Posts

Madinah pada akhir bulan Rajab tahun 60 Hijriah tidak lagi sama. Kota yang pernah menjadi pusat cahaya kenabian itu terasa sempit bagi kebenaran. Di lorong-lorongnya, kekuasaan mulai berbicara dengan bahasa

Khamenei.ir - Di tengah gejolak global, di saat kekuatan besar mencoba menekan negara-negara merdeka melalui tekanan militer maupun politik, Bangsa Iran kembali berdiri sebagai simbol keutuhan, resistensi, dan keteguhan terhadap

No posts were found.

Madinah pada akhir bulan Rajab tahun 60 Hijriah tidak lagi sama. Kota yang pernah menjadi pusat cahaya kenabian itu terasa sempit bagi kebenaran. Di lorong-lorongnya, kekuasaan mulai berbicara dengan bahasa

Khamenei.ir - Di tengah gejolak global, di saat kekuatan besar mencoba menekan negara-negara merdeka melalui tekanan militer maupun politik, Bangsa Iran kembali berdiri sebagai simbol keutuhan, resistensi, dan keteguhan terhadap

No posts were found.

Madinah pada akhir bulan Rajab tahun 60 Hijriah tidak lagi sama. Kota yang pernah menjadi pusat cahaya kenabian itu terasa sempit bagi kebenaran. Di lorong-lorongnya, kekuasaan mulai berbicara dengan bahasa

Khamenei.ir - Di tengah gejolak global, di saat kekuatan besar mencoba menekan negara-negara merdeka melalui tekanan militer maupun politik, Bangsa Iran kembali berdiri sebagai simbol keutuhan, resistensi, dan keteguhan terhadap

No posts were found.

Madinah pada akhir bulan Rajab tahun 60 Hijriah tidak lagi sama. Kota yang pernah menjadi pusat cahaya kenabian itu terasa sempit bagi kebenaran. Di lorong-lorongnya, kekuasaan mulai berbicara dengan bahasa

Khamenei.ir - Di tengah gejolak global, di saat kekuatan besar mencoba menekan negara-negara merdeka melalui tekanan militer maupun politik, Bangsa Iran kembali berdiri sebagai simbol keutuhan, resistensi, dan keteguhan terhadap

Yaumul Bi’tsah—hari pengutusan Nabi Muhammad saw—bukan sekadar momen sejarah; ia adalah momen kebangkitan spiritual, sosial, dan transformasi kemanusiaan. Inilah inti pemikiran Imam Sayyid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran,

Sejarah Ahlulbait as tidak hanya ditulis dengan darah para syuhada di medan perang, tetapi juga dengan air mata, kesabaran, dan penderitaan panjang di balik tembok-tembok penjara. Di antara figur yang

Al-Manar - Setiap kekuasaan yang dibangun di atas penindasan selalu dihantui oleh satu hal: ketakutan. Ketakutan bukan karena lemahnya senjata, melainkan karena rapuhnya legitimasi. Inilah yang hari ini tampak jelas