Dengan selalu berharap taufik dari Allah SWT serta syafaat dari Nabi Besar Muhammad SAW dan para Imam Suci Ahlulbait AS, kami mengimbau kepada seluruh pencinta Ahlulbait di Tanah Air, khususnya para pengurus AHLULBAIT INDONESIA (ABI), untuk memperhatikan beberapa hal berikut:
- Memandang bulan Safar sebagai momentum yang tepat bagi para pencinta Ahlulbait untuk menyelenggarakan majelis Arbain pada tanggal 20 Safar dalam rangka meneladani perjuangan Imam Husain A.S. dalam menegakkan nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman.
- Meningkatkan pemahaman terhadap Al-Qur’an, sabda Nabi dan para Imam, serta doa dan munajat mereka, khususnya Imam Ali Zainal Abidin AS dalam Shahifah Sajjadiyah.
- Menyelenggarakan majelis Haul Rasulullah SAW pada tanggal 28 Safar guna mengingatkan dan menyadarkan umat akan tugas serta kewajiban mereka terhadap Rasulullah SAW, baik secara personal maupun komunal.
- Menyelenggarakan majelis Haul Imam Hasan Al-Mujtaba AS dan Imam Ali Ridha AS di penghujung bulan Safar untuk memperkenalkan kepribadian kedua Imam Suci tersebut kepada umat serta merefleksikan nilai-nilai mulia dalam kehidupan sehari-hari.
- Memperhatikan keamanan dan kondusivitas lingkungan di tempat pelaksanaan majelis, serta melakukan koordinasi dengan pihak keamanan setempat apabila dipandang perlu.
- Memanfaatkan majelis-majelis tersebut sebagai kesempatan emas untuk menyampaikan pesan-pesan Islam demi menguatkan keimanan dan meningkatkan kualitas spiritual.
- Menjadikan majelis sebagai forum penyadaran bagi para hadirin mengenai keagungan peringatan dan urgensi penyelenggaraannya demi meraih rahmat dan ridha Allah SWT, serta syafaat Rasulullah SAW dan Ahlulbait AS.
- Mengimplementasikan nilai-nilai kebangkitan Imam Husain AS dengan senantiasa merawat kesadaran sebagai masyarakat yang terpimpin.
- Menghindarkan diri—terutama bagi para mubalig yang menyampaikan ceramah di majelis-majelis tersebut—dari penyampaian pandangan dan ajakan yang bersifat intoleran, bernuansa anti-persatuan, atau mengabaikan perasaan umat Islam, yang berpotensi menimbulkan fitnah, perpecahan, maupun perselisihan di antara kaum muslimin.
- Memegang teguh prinsip-prinsip pemahaman terkait nilai-nilai toleransi, persatuan Islam, inklusivitas, penghargaan terhadap pandangan lain, dan afiliasi kepada para ulama terkemuka, khususnya Ayatullah Uzhma Imam Sayyid Ali Khamenei.
- Mengindahkan fatwa penting Ayatullah Uzhma Imam Sayyid Ali Khamenei, khususnya yang menekankan bahwa: “Diharamkan menghina atau mencerca simbol-simbol yang diagungkan saudara-saudara kita, Ahlusunah.”
- Menjadikan majelis-majelis duka ini sebagai media untuk meningkatkan makrifah dalam bidang akidah, syariat, dan akhlak, serta memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW dan keluarga suci beliau.
- Menguatkan jiwa perlawanan terhadap ketidakadilan dan arogansi penjajah internasional, khususnya Amerika Serikat dan Zionisme Israel, serta menanamkan jiwa perjuangan dan pengorbanan demi membela bangsa-bangsa tertindas, khususnya di Palestina, Lebanon, Iran, dan Yaman.