Situs Resmi Komisi Bimbingan dan Dakwah Syura Ahlulbait Indonesia (ABI)
 

8 Keajaiban dalam Kelahiran Muhammad Al-Mustafa SAW

Spanduk, bendera, dan baleho undangan majlis maulid Nabi Muhammad SAW telah dipasang dan  berkibar di setiap sudut kota. Sekolah-sekolah menyiapkan berbagai macam lomba untuk siswa-siswinya mulai dari lomba pidato, hafalan Alquran hingga marawis untuk menyambut kelahiran junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW.

Adik-adik bingung mau hadir acara di majlis yang mana? Atau bingung mau ikut lomba apa?

Kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi pelita bagi seluruh alam, termasuk kakak dan adik-adik semua. Beliau lahir tatkala manusia terlelap dalam tidur panjang, fitnah tersebar, kesombongan merajalela, peperangan berkecamuk, dan akhlak yang terpuruk. Beliau bak mentari yang terbit menyinari bumi.

Adik-adik tahu kapan Nabi Muhammad SAW lahir?

Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Jum’at, 17 Rabiul Awwal  tahun 570 M yang disebut juga dengan Tahun Gajah. Ada perbedaan diantara ahli sejarah berkenaan dengan kelahiran beliau; sebagian saudara kita meyakini bahwa Nabi SAW lahir pada hari Senin, 12 Rabiul Awwal di tahun yang sama. (Baca: Maulid Nabi dan Persatuan Umat Islam)

Kelahiran Sang Nabi pilihan diiringi dengan berbagai macam peristiwa ajaib dan mengherankan untuk mengabarkan manusia akan keutamaan dan kemuliaannya.

Adik- adik penasaran?

muhammad-saw

Kakak akan menjelaskan 8 keajaiban yang terjadi ketika itu:

  1. Ketika nur Muhammad masuk ke dalam rahim Sayyidah Aminah, Allah memerintahkan malaikat supaya membukakan pintu surga Firdaus dan mengumumkan kepada semua penghuni langit dan bumi.
  2. Tahun kelahiran Rasulullah dikenal sebagai Tahun Gajah. Sebab, 50 hari menjelang beliau dilahirkan terjadi perisitiwa ajaib. Ka’bah diselamatkan Allah dari serbuan pasukan gajah. Abrahah Ash-Shabbah Al-Habsi, gubernur Yaman, membangun gereja sangat besar di Shan’a. Ia berharap orang-orang Arab yang biasa berhaji ke Makkah akan mengalihkan perhatiannya ke sana. Namun, gereja itu tidak mengusik daya tarik Ka’bah.

Abrahah semakin marah ketika ada seseorang dari Bani Kinanah yang melumuri bangunan gereja dengan kotoran. Ia pun kemudian menghimpun 60.000 pasukan. Sebagai kendaraan, ia memilih gajah yang paling besar. Sebagian pasukannya juga mengendarai gajah sehingga dikenal dengan pasukan gajah. (Baca: Kisah Rasulullah: “Makanan Berkah yang Tak Kunjung Habis”)

Setibanya di Wadi Muhasshir, antara Muzdalifah dan Mina, tiba-tiba gajahnya duduk tidak mau bergerak melanjutkan perjalanan mendekati arah Ka’bah. Jika diarahkan ke arah lain, gajah itu mau berjalan. Tetapi jika dicoba kembali diarahkan ke Ka’bah, gajah itu duduk lagi. Dalam kondisi demikian, Allah mengirimkan burung-burung Ababil yang menjatuhkan batu-batu panas menghancurkan mereka. Maka, selamatlah Ka’bah. Dan tahun itu pun disebut sebagai Tahun Gajah.

  1. Proses kelahiran Nabi SAW dibantu wanita-wanita surga. Pada saat melahirkan Nabi SAW, Sayyidah Aminah ditemani wanita-wanita surga, seperti Asiah dan Maryam.
  2. Memancarnya cahaya dari diri Nabi SAW. Ketika Nabi dilahirkan, Ibundanya menyaksikan cahaya memancar dari tubuh mungil beliau SAW. Cahaya tersebut menyinari Makkah dan bahkan kota-kota lainnya.

Kejadian-kejadian ini menunjukkan bahwa kelahiran Nabi SAW membawa berkah dan menurunkan rahmat. Dan tidak salah bila Nabi SAW juga dikenal dengan Nabi Rahmat, karena membawa rahmat bagi semesta alam. (Baca: Ibnu Hibban: “Semoga Allah Wafatkan Kita dalam Kecintaan kepada Al-Mustafa dan Ahlul Baitnya.”)

  1. Runtuhnya 14 tiang balkon Istana Kisra di Persia yang dikenal dengan kemegahan dan kekokohannya.
  2. Padamnya api sesembahan orang-orang Majusi. Api di Persia yang tidak pernah padam hampir 1000 tahun ini, telah padam dengan sendirinya di malam kelahiran Nabi SAW.
  3. Runtuhnya beberapa gereja di sekitar Buhairah.
  4. Menurut riwayat dari Abdul Muthalib, “Ketika aku sedang berada di Ka’bah, tiba-tiba berhala berjatuhan dari tempatnya. Lalu aku mendengar suara dari dinding Ka’bah, “Telah lahir Nabi pilihan yang akan mensucikanku dari berhala-berhala ini.””

Apakah adik-adik menganggap khususnya 4 kejadian terakhir ini sebagai hal yang biasa atau kebetulan?

Tidak, kejadian-kejadian di atas bukan hal yang biasa, apalagi kebetulan. Istana Kisra di Persia dikenal sangat megah dan kokoh saat itu. Api sesembahan Majusi sudah menyala lebih dari 1000 tahun dan selama itu tidak pernah padam. Gereja-gereja di Buhairah dibangun dengan pondasi kuat. Berhala-berhala di Ka’bah ditata dan diletakkan pada tempat yang aman. Namun disaat kelahiran Nabi SAW, semuanya runtuh dan terjatuh. (Baca: Ayatullah Khamenei: Isu Paling Penting di Dunia Islam adalah Persatuan)

Ada apa gerangan dengan kelahiran Nabi SAW? Tanda-tanda tersebut menandakan bahwa dengan kelahiran beliau SAW, simbol-simbol kekafiran, pengingkaran Tuhan, kekuasaan kaum musyrik dan para raja, dan penyembahan berhala akan lenyap dan gulung tikar.

Bagaimana adik-adik peristiwa yang mengiringi kelahiran junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW sangat luar biasa kan?

Semoga keajaiban-keajaiban di atas menambah kecintaan dan keyakinan kita kepada beliau SAW. Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ali Muhammad.

Sampai jumpa pada kids corner selanjutnya.

nabi-rahmat

Baca: “Mengapa Haul Nabi saw. Tidak Diperingati?


No comments

LEAVE A COMMENT