Situs Resmi Komisi Bimbingan dan Dakwah Syura Ahlulbait Indonesia (ABI)
 

Doa Faraj, Doa Mengharap Kehadiran Imam Mahdi (aj)

Sebagai salah satu prinsip dalam Islam, prinsip tentang keberadaan Imam Mahdi,  diyakini kebenarannya oleh seluruh kaum Muslim. Imam Mahdi adalah pemimpin yang kedatangan di akhir zaman akan menjadi sang juru selamat. Beberapa hal pokok kemudian muncul terkait dengan ghaib dan dzuhurnya Imam Mahdi aj.

Dalam masa keghaiban Imam, umat manusia kemudia menanti kedatangannya. Hal ini menyiratkan suatu perkara yang berkaitan dengan dunia ini dan bersifat alamiah yaitu berdirinya sebuah pemerintahan yang adil; dan pemerintahan ini pasti berdiri. Hal seperi inilah yang kemudian ditunggu dari kehadiran Imam Mahdi aj.

Menurut Imam Ali Khamenei, intidzar al faraj, adalah kemampuan untuk mendapatkan jalan keluar dari kondisi yang sulit. Kaum Muslim belajar menanti kelapangan, sehingga dalam kehidupan manusia ini tidak ada istilah “jalan buntu” dan tidak dapat diselesaikan, sehingga membuat manusia merasa putus asa, diam dan duduk berpangku tangan, seraya berkata, “Tidak ada lagi yang dapat saya lakukan.” Inilah inti dari pelajaran intidzar al faraj, asa dan harapan bagi seluruh umat manusia. (Baca: Isa Al-Masih akan Turun dan Shalat di Belakang Imam Mahdi af)

Dengan landasan seperti itu, intizhar al-faraj adalah suatu perbuatan yang paling utama; jelas penantian ini dengan melakukan suatu perbuatan; bukan tanpa perbuatan. Jangan beranggapan bahwa penantian itu adalah kita hanya duduk berpangku tangan dan diam menanti, sehingga terjadi suatu perubahan. Penantian seperti ini adalah yang menjadi dasar dari pewarisan bumi kepada para pewaris sahnya.

وَنُرِيدُ أَن نَّمُنَّ عَلَى ٱلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَنَجْعَلَهُمُ ٱلْوَٰرِثِينَ

Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi). (QS. al-Qashash [28] : 5), atau ayat

Adapun doa faraj adalah sebagai berikut :

بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللَّهُمَّ كُنْ لِوَلِيِّكَ الْحُجَّةِ بْنِ الْحَسَنِ صَلَوَاتُكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آبَائِهِ فِي هَذِهِ السَّاعَةِ وَفِي كُلِّ سَاعَةٍ وَلِيّاً وَحَافِظاً وَقَائِداً وَنَاصِراً وَدَلِيْلاً وَعَيْنًا حَتَّى تُسْكِنَهُ اَرْضَكَ طَوْعاً وَتُمَتِّعَهُ فِيْهَا طَوِيْلاً

Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa âli Muhammad

Allâhumma kun liwaliyyika al-hujjatibnil Hasan shalawâtuka ‘alayhi wa ‘alâ abâihi fî hâdzihil sâ’ah wa fî kulli sâ’ah waliyyan wa hâfizhâ, wa qâ’idan wa nâshirâ, wa dalîlan wa ‘aynâ, hattâ tuskinahu ardhaka thaw’â wa tumatti’ahu fîhâ thawîlâ.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Ya Allah, jadilah Engkau bagi kekasih-Mu Al-Hujjah ibnal Hasan (semoga shalawat-Mu tercurahkan kepadanya dan kepada bapak-bapaknya) saat ini dan setiap saat penjaga dan pemelihara, pelindung dan penolong, penunjuk dan penuntun. Sehingga Kau serahkan kepadanya bumi-Mu dengan suka rela, dan Kau bahagiakan ia di dalamnya dalam waktu yang lama.(Mafâtihul Jinân: bab 2, pasal 3)

Adapun keutamaan doa ini menurut Imam Ja’far As-Shadiq as adalah sebagai berikut:

“Siapa yang berdoa untuk (keselamatan) al-Qo’im maka beliau akan mendoakannya pula. Dan sungguh beruntung siapa yang didoakan oleh imam zamannya.”

Menurut para ulama’ manfaat berdoa untuk keselamatan Imam Mahdi as adalah :

1. Membuat setan merasa marah dan terganggu.

2. Sebab dari dikabulkannya doa.

3. Menyelamatkan dari fitnah akhir zaman. (Baca: Doa Imam Zaman Dan Memohon Pemimpin Yang Adil)

4. Mengantarkan pada pengampunan dosa.

5. Mengantarkan pada syafaat Imam Mahdi as.

6. Memanjangkan umur.

7. Sangat bermanfaat disaat-saat sakaratul maut dan meringankan prosesnya.

8. Memancarkan cahaya al-Hujjah di hati pendoa.

9. Meraih derajat yang tinggi di hari kiamat.

10. Keberuntungan dengan syafaat Sayyidah Fatimah as.

11. Tergolong sebagai orang-orang yang dicintai Allah.

12. Keburukan akan tergantikan oleh kebaikan.

13. Si pendoa akan dibalas dengan kebaikan di hari kiamat. (Baca: Pentingkah Seorang Imam di Setiap Zaman? Lalu, Al-Mahdi?!)

14. Malaikat akan memohonkan ampun baginya.

15. Aman dari dahaga hari kiamat.

16. Doa ini akan menjadi penghibur di hari kiamat.

17. Menghilangkan kesedihan dan kesumpekan.

18. Termasuk amalan paling utama di sisi Allah.

19. Akan digolongkan sebagai orang yang berjuang dibawah bendera al-Mahdi as.

20. Dibangkitkan bersama Rasul dan Ahlulbait as.

[*]

Baca juga: Imam Mahdi Warisi Sunah Para Nabi

Latest comment

LEAVE A COMMENT