Situs Resmi Komisi Bimbingan dan Dakwah Syura Ahlulbait Indonesia (ABI)
 

VIDEO – Imam Hasanain as dan Wudhu Seorang Tua yang Tidak Benar

Pada usia yang masih belia, Imam Hasan as dan Imam Husain as melintasi masjid Rasulullah SAW, di kota Madinah. Keduanya mendapati seorang tua yang belum lama memeluk Islam sedang berwudhu dengan cara yang tidak benar. Mereka ingin mengajarkannya cara berwudhu yang benar. Tahukah Anda apa yang mereka lakukan?

Mari kita perhatikan percakapan di antara mereka.

Imam Husain as berkata, “Lihatlah! Lihatlah orang itu, wahai kakakku! Sesungguhnya dia berwudhu dengan cara yang tidak benar.”

Imam Hasan as berkata, “Engkau benar, adikku. Kita wajib mengajarkannya bagaimana berwudhu dengan benar. Mari kita mendekatinya dan berwudhu di hadapannya sehingga dia melihat kita berwudhu. Kemudian kita menanyakan kepadanya mana wudhu yang lebih utama dan benar di antara kita.”

Imam Husain as berkata, “Ide cemerlang, wahai putra ibuku!”

Kedua imam mendekati orang tua tersebut dan meminta pendapatnya atas wudhu mereka berdua. Imam Hasan berwudhu terlebih dahulu dan menyempurnakannya. Lalu, giliran Imam Husain berwudhu dan menyempurnakannya. Imam Hasan as berkata kepada orang tua itu, “Wahai Paman, manakah di antara kami yang paling benar wudhunya? Saya atau adikku?”

Orang tua ini bingung menilai keduanya, karena mereka berwudhu dengan cara yang benar. Sebaliknya, dia justru merasa bahwa dirinya sendiri yang berwudhu secara tidak benar.

Dia pun bertanya, “Demi ayah ibuku, siapakah kalian berdua? Demi Allah, sungguh wudhu kalianlah yang lebih baik dan benar dari wudhu orang yang kalian tanya pendapatnya. Siapakah kalian berdua?”

Imam Hasan as menjawabnya, “Saya Hasan bin Ali bin Abi Thalib dan ini adikku, Husain.”

Tatkala mendengar jawaban Imam Hasan as, orang tua ini menciumi keduanya seraya berkata, “Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan risalah-Nya.” (QS. Al-An’am [6]: 124)

“Demi Allah, aku menyaksikan kalian berdua telah mengajariku cara berwudhu yang benar. Jika tidak, bagaimana mungkin orang Badui sepertiku akan mendapat kemuliaan pelajaran wudhu dari dua putra Rasulullah SAW. Demi Allah, sungguh perangai kalian hanyalah perangai Nabi SAW, dan pekerti kalian hanyalah pekerti Ali dan Fathimah as. Karena kalian berdua telah mengajariku wudhu yang benar, tidakkah kalian mau mengajariku bagaimana shalat yang benar?”

Imam Hasan as pun menjawab, “Dengan senang hati, Paman. Mari kita masuk ke dalam masjid. Silakan!”

Demikianlah orang tua ini memperoleh pelajaran wudhu dan shalat yang benar.[*]

Written by
No comments

LEAVE A COMMENT