Situs Resmi Komisi Bimbingan dan Dakwah Dewan Syura Ahlulbait Indonesia (ABI)
HomePosts Tagged "Allah" (Page 12)

Allah Tag

Bangkitnya Sayyid asy-Syuhada Imam Husain a.s. dan gugurnya beliau sebagai syahid adalah sesuai dengan kehendak penciptaan Ilahi, tetapi itu tak berarti adanya izin untuk membunuh dan penyangkalan tanggung jawab dari orang yang ikut serta dalam pembunuhannya. Demikian pula, orang-orang yang setelah wafatnya Nabi Saw duduk di

Ibadah adalah kendaraan untuk mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus jalan kesempurnaan manusia. Ibadah, yang dapat mengantarkan  manusia menuju kesempurnaan, sekaligus menjadi tujuan atau sasaran, tentu bisa juga menjadi alat untuk mencapai sesuatu yang lain. Selain itu, ibadah juga dapat memberikan buah yang lain di luar

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, ia adalah rajanya bulan, segala kebajikan di bulan ini akan dilipatgandakan, dosa-dosa diampuni, terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, serta malam turunnya Alquran. Berikut adalah berbagai dalil yang membuktikan semua klaim kemuliaan tersebut: Malam Lailatulqadar

Islam adalah akidah yang universal yang mengatur kehidupan manusia yang mana tidak ada satu aspek pun yang dilupakan olehnya. Akidah yang begitu komprehensif dan universal ini semestinya menciptakan pada pemeluknya suatu keterikatan kuat yang tampak pada perilaku mereka. Sesungguhnya seorang Muslim mengekspresikan eksistensinya yang khusus melalui

Tidak ada keraguan bahwa setelah mati roh-roh manusia berpindah ke wilayah dunia non-material yang sangat luas. Dia berhenti sejenak di tengah-tengah perjalanannya untuk bertemu dengan Tuhan. Dia memasuki alam peralihan dengan karakteristik-karakteristik dan sifat-sifatnya yang khas, tetap berada di sana sampai datangnya kebangkitan kembali. Kehidupan di

Allah Swt telah menetapkan takdir-takdir bagi para hamba-Nya. Takdir-takdir ini terkadang sejalan dengan keinginan mereka, terkadang juga bertentangan dengan apa yang mereka harapkan. Yang dikehendaki Allah adalah hendaknya hamba-hamba-Nya rida dengan apa yang telah ditetapkan, rela dengan qadha yang telah ditetapkan-Nya, serta selalu mendahulukan rida