Situs Resmi Komisi Bimbingan dan Dakwah Dewan Syura Ahlulbait Indonesia (ABI)
HomeView All Posts

View All Posts

Oleh: Ustadz DR. Muhsin Labib, MA Doa Arafah adalah sebuah bentangan kesadaran spiritual yang tidak sekadar berbentuk permohonan, melainkan semacam peta batin tentang bagaimana manusia memahami dirinya di hadapan Yang Tak Terhingga. Pelantunnya bukan sembarang hamba—ia adalah Al-Husain ibn Ali, cucu Nabi; sang darah yang kelak mempersembahkan

Kasus yang belakangan menghebohkan publik menghadirkan ironi yang telanjang. Seorang ulama, kiai, pengasuh pesantren tahfiz Al-Qur’an yang dikenal harum namanya dan dipercaya masyarakat untuk mendidik anak-anak—bahkan anak yatim—justru menjadikan posisi itu sebagai alat kejahatan. Dengan mengaku sebagai “wali”, ia membangun otoritas palsu untuk menjadikan puluhan

BismillahirrahmanirrahimAllahumma shalli ala Muhammad wa ali Muhammad Berdasarkan kriteria visibilitas hilal awal bulan Dzulhijjah 1447 H dari lembaga kredibel dalam dan luar negeri, termasuk Islam Al Ashiyl, serta informasi tim rukyah Falak ABI dalam pemantauan yang dilakukan pada hari Minggu, 29 Dzulqi'dah 1447 H bertepatan dengan