Situs Resmi Komisi Bimbingan dan Dakwah Dewan Syura Ahlulbait Indonesia (ABI)
HomeView All Posts (Page 222)

View All Posts

Pidato Imam Khamenei 23/11/2017: Cinta Ahlulbait Nabi as Sebagai Poros Persatuan Islam (1)     Bismillahirrahmanirrahim Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Shalawat dan salam atas junjungan Nabi Muhammad dan keluarga sucinya, para sahabat pilihannya dan para pengikutnya hingga hari Kiamat. Salam alaikum saudara-saudara (hadirin dan hadirat). Selamat datang.

Iman yang “jujur” adalah iman yang membekas dalam kepekaan dan emosionalitas. Hal ini antara lain dikukuhkan dalam berbagai riwayat yang menjadikan cinta sebagai bagian dari iman atau agama, antara lain sebagai berikut; Di riwayatkan bahwa Imam Jakfar Al-Shadis as berkata; لايمحض رجل الإيمان بالله حتّى يكون الله

"Aku sudah menceraikanmu, menjauhlah dariku dan jangan dekati aku lagi! Sudah aku katakan berulangkali, namun semakin aku menjauhinya, dia lebih mendekat dan merayuku,” ucap ayahku. “Ayah menceraikan siapa?” tanyaku. “Dunia,” jawab ayahku. “Bukankah kita hidup di dunia?” tanyaku. “Betul dan maksudnya adalah ayah tidak mau cinta dunia,” jawab ayahku. Dalam

Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib telah memberikan ungkapan yang sangat indah mengenai kejujuran atau kebenaran dalam beriman, yaitu ketika beliau menyifati keadaan orang-orang yang bertakwa. Beliau berkata; عظم الخالق في أنفسهم فصغر ما دونه في أعينهم. “Sangat agung Sang Pencipta dalam jiwa mereka sehingga selainNya mengecil